Dianggap Lebih Unggul, Inilah Teknologi di Balik Chatbot Bard Google

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Chatbot Bard dari Google mendapat pembaruan signifikan berkat teknologi baru yang dikenal dengan nama Gemini. Meskipun ChatGPT OpenAI mendominasi pangsa pasar sebagai salah satu chatbot terbaik, Bard kini menawarkan pesaing serius dengan peningkatan fitur dan kinerja yang signifikan.

Google Bard, meskipun menerima banyak fitur baru seperti akses ke data Google lainnya, tidak menandingi kualitas jawaban dan informasi yang diberikan oleh ChatGPT, dan bot lain yang mengandalkan teknologi GPT-3 dan GPT-4. Namun keadaan berubah dengan hadirnya Gemini dari Google.

Bard kini didukung oleh model Gemini, yang dikatakan melampaui teknologi OpenAI dalam beberapa aspek. Saat ini, fitur ini mendukung pengguna berbahasa Inggris di 170 negara, dan Google berencana untuk segera memperluas cakupan bahasa dan negaranya.

Di jajaran Gemini, Bard kini ditemani model Gemini Pro kelas menengah. Model ini diharapkan menjadi pilihan “versi Goldilocks” yang cepat dan efisien, namun mampu menangani berbagai tugas.

Peningkatan ini dianggap sebagai langkah besar bagi Bard, yang kini unggul dalam meringkas, berkolaborasi, mengetik, dan tugas lainnya.

Sissie Hsiao, yang mengelola Bard dan merupakan asisten Google, menyebut Gemini sebagai “peningkatan terbesar” pada Bard. Ini menjanjikan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan Bard dalam berbagai tugas, seperti merangkum, bertukar pikiran, dan menulis.

CEO Google Sundar Photosi menunjukkan bahwa Gemini memberikan peningkatan signifikan dalam pemahaman konten, respons yang lebih baik, dan kualitas respons secara keseluruhan. “Anda lebih memahami apa yang mereka katakan, Anda merespons lebih baik. Ini lebih benar dan kualitasnya lebih tinggi,” kata Photosi, dilansir Verge, Senin (12/11/2023).

Rencana Google Bard juga mencakup peluncuran versi “Bard Advanced” yang didukung oleh Gemini Ultra tahun depan, yang akan memperluas fungsinya untuk menyertakan gambar, audio dan video, bukan hanya teks. Kepala Google DeepMind, Demis Hassabis menekankan keunggulan Gemini dalam kolaborasi non-tekstual.

READ  TikTok Shop Segera Kembali, Apa yang Berbeda Kali Ini?

Gemini dirancang untuk menjadi multimodal sejak awal, memungkinkan integrasi dan penalaran lintas modalitas. Google menunjukkan demo dengan YouTuber Mark Rober menggunakan Bard untuk merancang pesawat kertas yang sempurna, dan orang tua mengunggah foto pekerjaan rumah anak-anak mereka untuk mendapatkan bantuan dari AI.

Meski belum diluncurkan secara resmi, peluncuran Bard Advanced bersamaan dengan era Gemini menandai perkembangan besar di dunia chatbot. Dalam persaingan dengan ChatGPT, Bard telah menunjukkan performa luar biasa dengan dukungan Gemini.

You May Also Like

About the Author: melia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *