Penyebab dan Cara Pengobatan Limfadenitis yang Dialami Anak Bungsu Jessica Iskandar

JAKARTA – Jessica Iskandar mengungkap kondisi putra Don Assaya Jan Verhag dan Vincent Verhag melalui unggahan di Instagram miliknya. Diketahui, Don Assaya didiagnosis mengidap limfadenitis.

Adik laki-laki El Barak dibawa ke rumah sakit dan diperiksa. Ibu dua anak ini meminta doa kepada seluruh pengikut Instagramnya untuk kesembuhan buah hatinya. Gulir artikel selengkapnya di bawah ini.

“Allah, tolong sembuhkan anakku Don. Saya berharap dia sehat dan bahagia lagi. Amin. Teman-teman, mohon doanya untuk kesembuhan Don,” tulis Jessica Iskandar di akun Instagram miliknya.

Menurut situs Klinik Cleveland, limfadenitis, disebut juga limfadenitis mesenterika, adalah peradangan (pembengkakan) kelenjar getah bening di perut. Kelenjar getah bening adalah organ yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh Anda.

Kelenjar getah bening diketahui dapat mencegah penyebaran zat berbahaya seperti bakteri dan virus ke bagian tubuh lain.

Kelenjar getah bening berukuran sebesar kacang polong, namun bisa membesar dan terasa nyeri saat meradang.

Kata “mesenterium” mengacu pada peradangan yang terjadi pada mesenterium, yaitu lipatan selaput yang menghubungkan usus dengan dinding perut.

Apa penyebab limfadenitis pada putra bungsu Jessica Iskandar? Pembengkakan kelenjar getah bening di perut menyebabkan limfadenitis mesenterika.

Pembengkakan kelenjar getah bening bisa disebabkan oleh infeksi atau gejala penyakit inflamasi.

Infeksi virus atau bakteri sering kali menyebabkan limfadenitis mesenterika, yang meliputi:

– Gastroenteritis (kadang disebut flu perut) – Bakteri pada daging setengah matang (Yersinia enterocolitica) – Infeksi terkait HIV – Tuberkulosis

Pembengkakan kelenjar getah bening di perut anak Anda dapat disebabkan oleh kondisi lain yang menyebabkan pembengkakan di bagian tubuh lain, antara lain:

– radang usus buntu – kanker (limfoma, kanker saluran cerna) – divertikulitis – penyakit radang usus – pankreatitis

READ  Siti Atikoh Bangga Industri Perfilman Indonesia Berkembang, Berharap Aturan Royalti Jelas

Bagaimana cara mengobati limfadenitis?

Kebanyakan anak-anak dengan limfadenitis mesenterika membaik tanpa pengobatan dalam waktu satu sampai empat minggu. Kondisi ini tidak menimbulkan efek jangka panjang setelah sembuh.

Meskipun limfadenitis mesenterika dapat hilang dengan sendirinya, dokter anak Anda mungkin akan meresepkan obat untuk mengatasi gejalanya.

Jika diagnosis anak Anda disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik.

Di sisi lain, gejala limfadenitis dapat ditangani dengan cara berikut:

– Istirahat : Minum air putih agar tetap terhidrasi setelah muntah dan diare. – Peras perut dengan air hangat. – Minum obat pereda nyeri yang dijual bebas

Meski dengan pola hidup bersih dan sehat, limfadenitis disebabkan oleh bakteri:

– Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air. – Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.

Karena bakteri dapat menyebabkan limfadenitis mesenterika, Anda harus berhati-hati saat menyiapkan makanan untuk mencegah penyebaran bakteri:

– Cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh makanan mentah. – Jaga kebersihan area persiapan makanan Anda. Masak makanan mentah terutama daging dengan suhu 74 derajat Celcius. – Gunakan mangkuk dan talenan terpisah untuk daging dan sayuran.

Hindari meminum air yang tidak diolah, terutama dari kolam atau danau. Sayuran hijau memicu radang sendi. Ternyata itu hanya mitos, dan itulah alasan sebenarnya, karena tidak hanya sebagian dari kita yang berusia di atas 20 tahun yang menderita masalah arthritis. Artritis merupakan penyakit yang menimbulkan rasa sakit yang tak tertahankan. VIVA.co.id 4 Januari 2024

You May Also Like

About the Author: melia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *